Piala Dunia

Piala Dunia

Bosjudi88.com – Tubuh sepakbola dunia FIFA pada akhirnya menyepakati pemakaian pertolongan tehnologi video assistant refereeing dengan kata lain VAR di pentas sepakbola paling bergengsi, Piala Dunia.

Awal minggu tempo hari, VAR sudah memperoleh restu dari tubuh pembuat ketentuan olahraga sepakbola dunia, International Football Association Board (IFAB) dalam rapat tahunan di Zurich, Swiss.

FIFA juga mengadakan pertemuan di Kolombia pada Jumat (16/3) serta akhirnya presiden Gianni Infantino meyakinkan kalau Piala Dunia juga akan memakai VAR.

” Kami juga bicara mengenai sepakbola, Piala Dunia 2018 juga akan jadi Piala Dunia pertama yang memakai system video assistant refereeing (VAR), ” kata Infantino.

” Tehnologi ini telah diadopsi serta di setujui serta pasti kami begitu suka dengan ketentuan ini, ” imbuhnya.

Sampai kini pemakaian VAR telah dikerjakan di sebagian pertandingan top Eropa, salah satunya Serie A Italia serta Piala FA Inggris.

Walau dapat hasilkan ketentuan yang betul-betul pas, namun pemakaian tehnologi ini sering memperoleh kritik karna dipandang menyingkirkan unsur natural dalam olahraga sepakbola.

Bosjudi88.com – Bintang Juventus Paulo Dybala mengakui juga akan berupaya keras untuk menolong Lionel Messi serta rekan-rekannya di timnas Argentina untuk dapat mencapai berhasil di Piala DUnia 2018.

Dybala belum juga pernah mencicipi ketatnya persaingan perebutan di turnamen kelas wahid sebagaimana Piala Dunia. Pada edisi tahun 2014 lalu, pada waktu itu ia masih bertanding di Palermo.

Dybala pada waktu itu malahan belum juga terpanggil masuk timnas. Baru selepas ia geser ke Juventus pada tahun 2015, tidak lama lalu ia juga di panggil untuk pertama kalinya untuk menguatkan tim Tango oleh Gerardo Martino.

Sekarang pesepakbola berumur 23 tahun itu berpeluang besar untuk diikutkan ke pentas Piala Dunia 2018. Dybala juga berujar bila ia dapat pergi ke Rusia, ia juga akan berupaya ekstra keras untuk dapat menolong timnas untuk mencapai berhasil.

” Piala Dunia? Saya melihat Final 2014 bersama rekanan satu tim Palermo saya, (Ezequiel) Munoz serta (Franco) Vazquez, ” katanya pada TyC Sports.

” Saya punya mimpi bertanding di dalamnya. Kini saya menginginkan sharing pengalaman ini dengan rekan-rekan satu tim saya. Saya mesti berusaha keras serta lakukan yang paling baik untuk menolong Messi serta anggota tim yang lain, ” tegasnya.

Bosjudi88.com – Hasil imbang melawan Makedonia – sedangkan ditempat beda Spanyol menang atas Albania – menjadikan Italia tidak berhasil lolos langsung ke Piala Dunia 2018. Italia mesti bertanding di play off bila menginginkan bertanding di Rusia.

Kapten Italia, Gianluigi Buffon, mengaku kalau hasil itu tak sesuai sama apa yang sampai kini jadi keinginan. Buffon juga mengakui bertanggungjawab berdasar hasil jelek yang dicapai oleh Italia.

” Ini yaitu sisi dari tanggung jawab dalam peranan kita. Bila Anda dipandang sebagai pesepakbola veteran, yang miliki peranan perlu dalam tim, Anda mesti lakukan lebih serta menolong siapa saja yang membutuhkannya, ” kata Buffon.

” Saya lebih dahulu lihat diri saya sendiri. Kami mesti temukan langkah untuk berikan tanggapan, ” tandasnya.

Pada waktu ditahan imbang Makedonia dengan score 1-1, Buffon sesungguhnya tak lihat pertandingan jalan dengan jelek. Khususnya pada sesi pertama, pada waktu Italia unggul dari gol Giorgio Chiellini. Namun, ada problem psikologis yang menempa Italia di sesi ke-2.

” Kami membuat tiga atau empat kesempatan serta cuma membiarkan mereka melepas satu sepakan. Di sesi ke-2, kami ketakutan serta saya tak tahu kenapa itu berlangsung. Bila mereka berikan kami problem, itu karna kekeliruan kami. ”

” Semuanya tergantung pada problem yang berbentuk psikologis, ” tutup Buffon.